Halaman

Selasa, 12 November 2013

Jurnal Akuntansi

AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG (JURNAL UMUM DAN JURNAL KHUSUS)

AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
(JURNAL UMUM DAN JURNAL KHUSUS)
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli & menjual barang dagangan tanpa melakukan perubahan apapun.
Dalam akuntansi perusahaan dagang, memiliki 2 jurnal. Yaitu jurnal umum dan jurnal khusus.
A.    Jurnal umum perusahaan dagang
Pada jurnal umum perusahaan dagang, pendapatan berupa penjualan barang dagang. Manfaatnya untuk mencatat semua transaksi yang terjadi dan postingnya dilakukan setiap transaksi. Transaksi dalam perusahaan dagang meliputi :
1.      Penjualan barang dagang
2.      Pembelian barang dagang
3.      Pengembalian barang yang dijual / dibeli
4.      Potongan atas pembelian / penjualan
Nama-nama akunnya pun lebih beragam dan banyak, yaitu:


§  Kas
§  Perlengkapan
§  Piutang
§  Peralatan
§  Utang
§  Penjualan
§  Pembelian
§  Retur pembelian
§  Retur penjualan
§  Potongan pembelian
§  Potongan penjualan


Namun, pembedanya yang harus dipahami ketika dalam jurnal umum perusahaan jasa—yang kerap kali menggunakan akun-akun (kas, perlengkapan, piutang, peralatan dan utang)—tidak ada perhitungan HPP. Dan untuk mengetahui laba / rugi suatu perusahaan hanya dengan memakai rumus = pendapatan – beban.
Sedangkan  ketika dalam jurnal umum perusahaan dagang—yang kerap kali menggunakan akun-akun (penjualan, pembelian, retur pembelian, retur penjualan, potongan pembelian, dan potongan penjualan)—terdapat perhitungan HPP(harga pokok penjualan) atau harga dasar. Dan untuk mengetahui laba / rugi suatu perusahaan memakai rumus = penjualan bersih – HPP – beban.
**Cara menganalisis transaksi dalam akuntansi perusahaan dagang :
1.      Penjualan barang dagang
Secara tunai = kas (d), penjualan (k)
Secara kredit = piutang (d), penjualan (k)
2.      Penjualan bukan barang dagangan (perlengkapan / peralatan)
Secara tunai = kas (d), perlengkapan (k)
Secara kredit = piutang (d), perlengkapan (k)
3.      Pembelian barang dagang
Secara tunai = pembelian (d), kas (k)
Secara kredit = pembelian (d), utang (k)
4.      Pembelian bukan barang dagangan (perlengkapan / peralatan)
Secara tunai = peralatan (d), kas (k)
Secara kredit = peralatan (d), utang (k)
5.      Pengembalian barang
(barang yang telah dijual)
Secara tunai = retur penjualan (d), kas (k)
Secara kredit = retur penjualan (d), piutang (k) {berpengaruh pada nota kredit}
(barang yang telah dibeli)
Secara tunai = kas (d), retur pembelian (k)
Secara kredit = utang (d), retur pembelian (k) {berpengaruh pada nota debit}
*nota debit = bukti pengembalian barang yang sudah dibeli (retur pembelian) dibuat oleh pihak pembeli
*nota kredit = bukti pengembalian barang yang sudah dijual (retur penjualan) dibuat oleh pihak penjual
6.      Potongan atas penjualan barang dagang
Kas (d), potongan penjualan (d), penjualan (k)
7.      Potongan atas pembelian barang dagang
Pembelian (d), kas (k), potongan pembelian (k)
8.      Potongan atas pelunasan piutang
Kas (d), potongan penjualan (d), piutang (k)
9.      Potongan atas pelunasan utang
Utang (d), kas (k), potongan pembelian (k)
Format jurnal umum perusahaan dagang :
Perusahaan dagang …
Jurnal umum
Periode …
tanggal
bukti transaksi
keterangan
referensi
debit
kredit
**syarat pembayaran
Biasanya dalam perusahaan dagang, terdapat berbagai syarat pembayaran yang biasanya didapatkan ketika seseorang melakukan transaksi. Meliputi :
1.      Tunai / cash
2.      Kredit.
a)      n/10 = jatuh tempo pembayaran 10 hari dari tanggal transaksi
“n” dalam syarat di atas maksudnya net faktur
b)      EOM (end of month) = jatuh tempo pembayaran pada akhir bulan terjadinya transaksi tersebut.
c)      n/15 EOM = jatuh tempo pembayaran 15 hari setelah akhir bulan terjadinya transaksi.
d)     2/10, n/30 = jatuh tempo 30 hari dari tanggal transaksi, tapi jika pelunasan dilakukan sampai dengan 10 hari dari tanggal transaksi akan diberikan potongan 2%.
“2” dalam syarat di atas maksudnya potongan 2%
“10” dalam syarat di atas maksudnya jangka waktu diberikan potongan 10 hari
“30” dalam syarat di atas maksudnya jatuh temponya.
B.     Jurnal khusus perusahaan dagang
Manfaatnya = mencatat transaksi yang sejenis dan sering terjadi
Postingnya =secara periodic
Jenis-jenis jurnal khusus :
a)      Jurnal penjualan
b)      Jurnal pembelian
c)      Jurnal penerimaan kas
d)     Jurnal pengeluaran kas
a)      Jurnal penjualan = mencatat transaksi penjualan barang dagang maupun selain barang dagang secara kredit.
Formatnya :
PD. ..
Jurnal penjualan
Periode …
tanggal
pihak yang diajak transaksi
ref
debit
kredit
piutang
penjualan
serba-serbi
akun
jumlah
b)      Jurnal pembelian = mencatat transaksi pembelian barang dagang dan selain barang dagang secara kredit
Formatnya :
tanggal
bukti transaksi
syarat pembayaran
keterangan / akun yang dikredit
ref
debit
kredit
pembelian
serba-serbi
utang dagang
akun
jumlah
c)      Jurnal penerimaan kas = digunakan untuk mencatat transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas / kas masuk. Yaitu : penerimaan kas, pelunasan piutang, penjualan secara tunai, pendapatan di luar usaha misalnya : pendapatan komisi dan pendapatan bunga.
Formatnya :
PD …
Jurnal penerimaan kas
Periode …
tanggal
bukti transaksi
syarat pembayaran
keterangan / akun yang dikredit
ref
debit
kredit
kas
potongan penjualan
penjualan
piutang
serba-serbi
akun
jumlah
d)     Jurnal pengeluaran kas = mencatat transaksi yang berkaitan dengan kas keluar yaitu : pembelian barang secara tunai, pembayaran beban, pelunasan utang, prive(pengambilan pibadi)
Formatnya :
tanggal
bukti transaksi
syarat pembayaran
keterangan / akun yang dikredit
ref
debit
kredit
pembelian
utang
serba-serbi
kas
potongan pembelian
akun
jumlah